Grethel Si koki Cerdik

Tamunya Datang

Tepat ketika Grethel sedang makan, dia mendengar majikannya dating.  “Cepat Grethel,” majikannya berteriak dari luar, “tamunya sudah datang!” “Baik tuan,” ia menjawab, “makanannya sudah siap.

Majikannya pergi ke meja makan dan mengambil pisau pemotong yang sudah di siapkan dan mulai menajamkannya. Pada saat itu, tamu yang di tunggu tersebut datang dan mengetuk pintu. Grethel berlari untuk melihat siapa yang dating.

Ketika ia berpapasan dengan tamu tersebut, sambil meletakkan jarinya di bibir Grethel berkata, “Hush! cepat lari dari sini, jika majikanku menangkapmu, ini akan membawa nasib buruk untuk kamu. Dia mengundangmu untuk makan, tetapi sebenarnya dia ingin memotong telingamu! Coba kamu dengar, dia sedang mengasah pisaunya!”

Kemudian tamu tersebut, mendengarkan suara pisau yang diasah, dan berbalik pergi secepatnya. Grethel berteriak ke majikannya, “Tamu tersebut lari membawa sesuatu dari rumah ini!”. “Apa yang terjadi, Grethel? apa yang kamu maksut?” dia bertanya. “Tamu tersebut telah pergi dan membawa lari dua buah ayam yang saya siapkan tadi.”

“Itu adalah sifat yang buruk!” kata majikannya, dia merasa sayang pada ayam panggang tersebut. “Mungkin dia mau menyisakan satu ayam untuk saya makan.” Kemudian memanggil tamunya dan menyuruh untuk berhenti, tetapi tamu tersebut seolah-olah tidak mendengarnya.

Lalu majikannya tersebut mulai berlari mengejar tamu dengan pisau masih di genggam dan berteriak,”aku hanya minta satu! hanya satu!”. Dia bermaksud agar tamu tersebut setidaknya meninggalkan satu ayam panggang dan tidak membawa kedua-duanya. Tetapi tamu tersebut berlari semakin kencang karena mengira bahwa majikan tersebut menginginkan satu telinganya.

104 Likes

Author: wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Comment