Grethel Si koki Cerdik

Akhirnya dia turun ke ruang penyimpanan makanan dan mengambil sebotol minuman. Lalu mengambil sebuah mug dan menuangkannya, ia berkata, “Ini dia!” dengan satu tegukan langsung habislah isi minuman di mug tersebut. “Minuman yang sangat enak, tidak pantas jika disia-siakan.

Kemudian Grethel kembali ke dapur dan mulai memanggang lagi ayam yang tadi sudah diturunkan, serta mengolesinya dengan mentega. Ketika aromanya sudah tercium harum dan sedap, Grethel berkata, “aku harus tahu rasa ayam ini, apakah rasanya memang seenak baunya,” Dia mulai menjilati jari-jarinya sambil berkata, “Ya.. ayam ini sangat sedap, sangat di sayangkan bila tidak ada orang yang memakannya!”

Kebiasaan Buruk Grethel

Kemudian ia menengok keluar jendela untuk melihat apakah majikan dan tamunya sudah dating. Tetapi ia tidak melihat siapapun yang dating, jadi Grethel kembali ke ayam tersebut. “Aduh, sayapnya mulai gosong!” dan berkata lagi, “Aku harus makan sayap yang gosong ini. Lalu dia memotong sayap ayam tersebut dan mulai memakannya, ternyata rasanya memang enak,

Dia berpikir,“sebaiknya aku ptong sayap yang satunya lagi, agar majikan tidak akan sadar bahwa ayam panggang tersebut kehilangan sayap sebelah.” Namun ketika kedua belah sayap telah dimakan, majikan dan tamunya belum juga dating. Dia kembali menegok keluar jendela untuk mencari majikannya, tetapi masih belum juga ada yang datang.

“Tidak ada yang tahu, apakah mereka akan datang atau tidak?  mungkin juga mereka bermalam di penginapan.”Ia memikirkannya lagi sejenak, lalu berkata lagi “aku harus membuat diriku senang, pertama aku harus minum enak dan kemudian makan lezat.

Semua hal ini tidak boleh disia-siakan.” Kemudian ia lari ke ruang penyimpanan dan segera mengambil minuman yang sangat besar, lalu mulai memakan ayam tersebut lahab dengan rasa nikmat yang besar. Ketika satu ayam telah habis, majikan dan tamunya masih belum juga dating.

Mata Grethel mulai melirik kearah ayam yang satunya lagi, sambil berkata, “apa yang terjadi dengan ayam yang satu, harus terjadi juga dengan ayam yang lain. Sungguh sangat tidak adil jika mereka tidak mendapat perlakuan yang sama. Sambil minum, harus bisa ku selesaikan ayam yang satunya lagi.” Kemudian ia mulai meneguk minumannya kembali dan memakan ayam yang tersisa.

111 Likes

Author: wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Comment