Syeh Maulana Malik Ibrahim

“Cuma hujan yang kalian minta”. tanya Syeh dengan nada meyakinkan. “Ya, kami hanya minta hujan supaya turun. Dan jika kau bisa menurunkanya, coba turunkan sekarang. Tapi ingat jika kau tidak bisa orang-orang akan membunuhnmu, ujar orang berpakaian kuning itu dengan suara keras.Syeh Maulana Malik Ibrahim berkata, “Bagi Allah tidak ada kesulitan jika menginginkan hujan akan turun?”.

Syeh menjawab, “Allah adalah Tuhan yang menciptakan kami dan kamu sekalian ini. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu yang ada di dunia ini, termasuk kuasa menurunkan apa yang kalian kehendaki, yakni menurunkan hujan.” Sebelum Syeh Maulana Malik Ibrahim mengehentikan bicaranya, orang yang berpakaian kuning itu berkata, “Sudah jangan banyak bicara, sekarang secepatnya kau turunkan hujan kepada kami”. Syeh menjawab, “Sabar, soal itu mudah sekali, tetapi ada syaratnya.”

Orang itu berkata, “Syarat apakah yang kau minta?” “Bebaskan gadis itu” pinta Syeh Maulana Malik Ibrahim dengan sungguh. Untuk meyakinkan kepada semua orang. Syeh berkata sekali lagi. “Apakah kalian mau membebaskan gadis itu setelah turun hujan?.

Shalat Istisqo

Dengan serempak orang-orang menjawab, “Mauuu”. “Terima kasih” ujar Sych Maulana Malik Ibrahim dengan perasaan lega. Selanjutnya Syeh Maulana Malik Ibrahim mengajak para muridnya shalat minta hujan (Istisqo’). Setelah itu tidak berapa lama mendung datang menutupi langit biru, semula tibalah hujan rintik-rintik, yang kemudian hujan turun dengan lebatnya menggenangi sawah dan ladang penduduk setempat.

Semua orang kegirangan seraya bersorak-sorak sambil menari-nari. Sementara orang yang berpakai kuning sajalah yang berdiam diri dengan sikap angkuhnya. Dari itu dia berkata dengan menuduh nada, “Apa yang kau lakukan itu adalah sihir, dan bukan kejadian yang sebenarnya”. “Sihir telah di larang di agama kami” jawab Syeh Maulana Malik Ibrahim mengelak.

Rupanya orang yang berpakain kuning itu tidak mau menerima kenyataan. Akhirnya mereka pergi  dengan perasaan kesal. Demikianlah cara Syeh Maulana Malik Ibrahim di dalam mengajak orang-orang masuk agama Islam. Dan setelah mereka sadar, lalu di berikan pelajaran sesuai dengan apa yang tertuang dalam Al Quran dan Hadits.

168 Likes

Author: wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Comment