Raja Katak dan Ular

Mulai di makan

Satu persatu segera semua musuh Raja katak di makan oleh ular itu. Satu-satunya yang tersisa sekarang adalah Frogmas, Froglyn dan ketiga anak mereka.

“Terima kasih temanku, semua pemberontak sudah tiada. Sekarang kau dapat kembali ke lubang di luar”.

“Kembali, apakah kamu  gila? atu telah mendapatkan rasa baru dan aku menyukainya, sekarang aku akan memakanmu dan keluargamu he..he..he”.

Frogmasas merasa kaget dia menyadari kesalahannya, ia menelan air liur di tenggorokannya. Entah bagaimana dia berhasil mengumpulkan keberanian dan berkata pada ular itu.

“Wow… kau bisa makan kami tapi kami hanya berlima, apa yang akan kau lakukan setelah itu?”. 

“Hmmmm, aku tidak berpikir tentang itu”.

“Iya… aku memikirkannya, karena kau adalah temanku kau tahu ada lima sumur dari kolam lain di dekat sini. Dan sebagai seorang raja aku bisa membujuk katak yang tinggal di sana untuk datang ke sumur kosong ini dan menjalani hidup. Begitu mereka ada di sini kau bisa memakan mereka dan tidak memakan kami”.

“Hmmmm, aku suka hal itu, tapi lakukan dengan segera, aku lapar!”. 

“Oh tentu saja tentu saja dan Itulah sebabnya istri dan ketiga anak ku akan ikut denganku. Dan kami masing-masing dapat pergi ke sumur-sumur dan membujuk mereka. Sehingga kami dapat membawa mereka semua kesini dalam waktu yang singkat”. 

“Hmmmm, masuk akal. Terima kasih teman”.

“Terima kasih kembali,”, kata sang Raja.

Mengelabui ular

Maka Raja Frogmas dan istrinya serta ketiga anaknya segera keluar dari sumur dan melompat dan tidak pernah kembali ke sumur yang sama lagi.

Di dalam sumur itu ular menunggu sambil gelisah. Karena menunggu terlalu lama, akhirnya ular tersebut keluar dari sumur. Tetapi, ketika dia berada di luar sumur, seketika itu datanglah elang dan langsung melihatnya.

Dengan kecepatan tinggi Elang langsung mencengkeram ualar tersebut dengan cakarnya, lalu membawanya pergi. Pelajaran yang bisa kita ambil dari cerita tersebut adalah, bahwa di dalam hidup, seseorang harus selalu berpikir dua kali sebelum mengambil keputusan yang penting.

85 Likes

Author: wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *