Kisah Penyihir dan Bola Kristal

Pencarian Sang Putri

Kemudian  putra ketiga langsung menuju masuk dan menyusuri semua  ruangan yang ada di dalam istana tersebut. Ada satu kamar yang terlihat berbeda. Dari kamar itu. terlihat pancaran cahaya. Si putra ketiga bergegas memasuki kamar tersebut. Betapa terkejutnya ia saat rnelihat sosok yang aneh di sana.

“Wajahmu terlihat pucat. rambutmu pun merah. Apakah engkau adalah putri raja?” putra ketiga bertanya dengan penuh harap.

“Benar. Coba  lihatlah cermin ini. Kamu akan mengetahui seperti apa wujud asliku.” jawab sang putri dengan sedih. Meskipun ada seseorang yang akan menolong, tetapi  sihir kepada sang Putri masih ada.  Putra ke tiga berkata “Aku sangat ingin menyelamatkanmu, tapi bagaimana caranya aku tidak tahu.

“Hanya dengan bola kristal, engkau dapat membebaskanku. Tapi, engkau harus melewati banyak rintangan. Pertama, engkau akan bertemu dengan harimau. Kedua, engkau akan bertemu dengan burung api.  Burung  api itulah yang membawa telur  berisi bola kristal,” jelas Putri.

Dengan keberanian yang menggebu, berangkatlah putra ketiga menuju lokasi pertama sesua dengan petunjuk dari sang putri. Lokasi tersebut adalah mata air yang di jaga oleh harimau. Si putra ketiga adalah pemuda cerdas. Dengan tongkat ajaib yang ia dapat dari raksasa, ia berhasil melenyapkan harimau. Si putra ketiga lalu melanjutkan perjalanannya.

Setelah beberapa lama tibalah ia di tepi laut. Di sana, dia bertemu dengan burung api. Ketika burung api mulai menyerang, tiba – tiba ia dibantu oleh burung elang dan ikan paus yang tidak lain adalah saudaranya sendiri. Dengan usaha mereka bertiga  akhirnya burung api melepaskan telurnya.

Si putra ketiga kemudian membuka telur tersebut. Muncullah bola kristal dari telur itu. Tanpa menunda waktu lebih lama, si Putra ketiga langsung bergegas menemui wanita penyihir dengan membawa bola kristal itu.

Tanpa memiliki rasa takut sedikitpun , putra ketiga langsung menghadapkan bola kristal itu ke wajah penyihir. Untunglah, tak beberapa lama  kemudian, sihir yang ada pada putri raja lenyap. Bahkan, saudara-saudara si putra ketiga juga kembali menjadi manusia.

Akhirnya, si putra ketiga menikah dengan putri raja. Ia pun hidup bahagia bersama dengan saudara-saudaranya.

124 Likes

Author: wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Comment

  1. Terima kasih kakak atas masukannya, kami akan posting secara proporsional setiap kategorinya. mohon ditunggu cerita cerita selanjutnya. terima kasih