ABU DZAR AL-GHIFARI (3)

BAB XIX

Jika sebagian orang menganggap tingkatan ini merupakan idealitas yang tidak mungkin di gapai, sungguh Abu Dzar tidaklah memandang demikian. la justru melihatnya sebagai keteladanan yang menggariskan jalan hidup dan amal terutama bagi mereka yang hidup semasa dengan Rasulullah: yang melaksanakan shalat di belakang beliau, jihad bersama beliau, dan membai’at beliau dengan patuh dan taat.

Dengan pandangannya yang tajam-sebagaimana telah kami sampaikan sebelumnya, Abu Dzar pun mampu melihat secara pasti bahwa kekuasaan dan harta mempunyai pengaruh besar terhadap nasib manusia pada masa mendatang. Kerena itu, setiap bentuk penyimpangan yang terjadi pada amanah kekuasaan dan kekayaan merupakan ancaman besar yang harus segera di atasi.

Sedapat mungkin, Abu Dzar berusaha hidup dengan membawa bendera keteladanan agung dari Rasulullah dan kedua sahabatnya itu seraya menjaga dan melindunginya. Abu Dzar adalah seorang mahaguru dalam seni menghindarkan diri dari bujuk rayu kekuasaan dan harta kekayaan.

Suatu ketika, ABU DZAR AL-GHIFARI pernah di tawari jabatan sebagai wali (setingkat gubernur) di Irak. Abu Dzar menjawab, “Demi Allah, tidak. Kalian tidak akan pernah bisa menarikku ke dalam dunia kalian!”

Suatu hari ada seorang sahabat yang melihat Abu Dzar mengenakan jubah yang lusuh. Sahabat itu pun bertanya, “Bukankah engkau memiliki baju selain ini? Beberapa hari yang lalu aku melihatmu memiliki dua baju baru.”

Abu Dzar menjawab, “Wahai putra saudaraku, aku telah memberikan dua helai baju itu kepada orang yang lebih membutuhkan.”

Sang sahabat berkata, “Demi Allah, engkau juga membutuhkannya.” Abu Dzar menjawab, “Ya Allah, ampunilah ia! Sungguh engkau terlalu mengagungkan dunia. Bukankah engkau melihat burdah yang aku pakai ini? Aku masih memiliki burdah yang lain untuk shalat Jumat. Aku memiliki domba betina yang bisa aku perah susunya dan seekor keledai yang bisa kukendarai. Nikmat apa lagi yang lebih tinggi daripada yang kita miliki ini?”

107 Likes

Author: wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Comment