7. Kisah Mbah Sonhaji
Mbah Sonhaji sering di sebut Mbah Bolong. Dan Ini bukan hanya sekedar gelar kosong atau sekedar sebuah olok-olokan. Beliau adalah seorang murid Sunan ampel yang juga mempunyai karomah yang luar biasa.
Kisahnya, pada waktu pembangunan Masjid Agung Sunan Ampel, sonhajilah yang di tugasi mengatur letak pengimamannya. Sonhaji bekerja dengan tekun dan penuh perhitungan, jangan sampai letak pengimamannya itu tidak menghadap ke arah kiblat. Namun setelah bangunan itu jadi, banyak orang yang meragukannya.
“Apa betul letak pengimamannya masjid ini mengahdap kiblat?” demikian tanya orang yang merupakan pekerjaan Sonhaji. Sonhaji tidak menjawab melainkan melubangi dinding pengimaman sebelah Barat kemudian berkata. “Lihatlah ke dalam lubang ini. Kalian akan mengetahui apakah pengimaman ini sudah tepat menghadap kiblat atau belum?”
Orang-orang tersebut segera melihat ke dalam lubang yang di buat oleh Mbah Sonhaji. Ternyata di dalam lubang tersebut mereka bisa melihat Ka’bah yang di Mekkah. Orang-orang pun pada kagum semua. Sejak itu mereka tidak berani menganggap remeh kepada Sonhaji dan Sonhaji kemudian mendapat julukan Mbah Bolong.Makam Mbah Sonhaji atau Mbah Bolong ini terletak di muka Masjid Agung Ampel.
8. Sunan Ampel Meninggal
Setelah Sunan Ampel (Raden Rahmat) berhasil mendidik dan memberi pelajaran kepada murid-muridnya, maka menjelang ajalnya dalam usia yang sangat lanjut, beliau berpesan kepada murid-muridnya dan berkata, “Aku sudah lanjut usia, sekarang tinggal kewajiban kalian untuk melanjutkan tugas-tugas Allah. Aku tidak bisa mewariskan apa-apa untuk kalian kecuali sepercik kepandaianku yang tidak sempurna. Kalian harus menyempurnakan sesuai dengan zaman dan kebutuhan kalian. Namun jangan kalian lupa, bahwa zaman boleh berubah, tetapi Allah dan ajaranNya tidak. Itulah rahasia yang harus kalian gali”.
