Sembuh Dan Kembali Ke Istana
Dan doa serta permintaannya di kabulkan, tanah di sekitarnya berubah menjadi telaga kecil. Air Telaga itu mengandung obat kulit yang sangat manjur. Ketika pagi tiba ia mengajak Purbasari untuk mandi di telaga itu. Keajaiban pun terjadi penyakit Purbasari sembuh total dan tidak ada bekas sedikitpun.
“Wah terima kasih Tuhan penyakit yang ada di kulit Ku hilang, aku sudah sembuh”
Purbasari pun sangat senang melihat bintik hitam di kulit nya hilang.
Suatu hari sang Patih datang ke hutan untuk menjenguk Purbasari. Betapa senangnya dia melihat Purbasari telah sembuh. Ia pun mengajak Purbasari untuk kembali ke istana, namun Purbasari menolak.
“Putri Purbasari Ayo kita pulang ke kerajaan, penyakit putri kan sudah sembuh”
“Tidak patih aku tinggal di sini saja, aku lebih nyaman tinggal di hutan”
Tetapi setelah di desak oleh sang Patih dan di bujuk oleh si lutung akhirnya Purbasari menerima ajakan tersebut.
“Baiklah patih, kalau begitu aku mau pulang ke kerajaan”
Kedatangan Purbasari ke istana di sambut gembira oleh seluruh keluarga Kerajaan, kecuali Purbararang dan Indrajaya. Purbararang khawatir kedudukannya sebagai calon ratu akan terancam. Ia pun membujuk ayahnya untuk mengadakan sayembara.
“Ayah, ananda keberatan jika Purbasari di nobatkan sebagai Ratu. Agar semuanya adil sebaiknya di adakan sayembara. Pemenangnya berhak menerima tahta kerajaan, sedangkan yang kalah akan di hukum pancung. Sang prabu pun mengabulkan permintaan Purbararang.
Perlombaan Untuk Menjadi Ratu
Tibalah hari di mana Purbasari dan Purbararang akan berlomba. Seluruh rakyat berkumpul di halaman istana untuk menyaksikannya.
Perlombaan pertama adalah memasak, Siapa yang paling cepat dan rasa masakannya lezat akan dinyatakan sebagai pemenang. Lomba ini di menangkan Purbasari, berkat kesaktian Lutung Kasarung mendatangkan para bidadari untuk membantu Purbasari memasak dan tidak di ketahui oleh siapapun.
Perlombaan kedua adalah Adu panjang rambut. Purbararang segera melepas sanggulnya, rambutnya yang indah terurai hingga ke betis.
“Hmmmm, awas ya Purbasari untuk lomba kali ini pasti aku yang menang”
Purbasari merasa tidak percaya diri karena rambutnya hanya sebatas punggung. Namun dengan kesaktiannya, lutung memanggil para bidadari untuk menyambung rambut Purbasari. Tanpa ragu Purbasari melepaskan sanggul dan rambutnya yang halus pun terurai hingga ke tumitnya. Perlombaan ini pun di menangkan oleh Purbasari.
Perlombaan ketiga adalah adu ketampanan calon suami. Dengan bangga Purbararang menunjukkan Indrajaya calon suaminya.
Semua yang hadir mengakui ketampanan dan kegagahan Indrajaya. Kemudian Purbasari pun memperkenalkan si lutung sebagai calon suaminya.
“Ini adalah calon suamiku”
Melihat Purbasari memperkenalkan lutung sebagai calon suaminya, Purbararang dan Indrajaya tertawa terbahak-bahak sambil mengejek Purbasari.
“Purbasari adakah calon suami yang lebih jelek dari lutung itu…hahahaha”
Lutung Kasarung sangat tersinggung dan marah, lalu dia memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar wujudnya di kembalikan seperti semula.
“Ya Tuhan, atas kehendakmu aku mohon kembalikan wujudku sebagai manusia…amiin”
Dalam sekejap Lutung Kasarung berubah jadi Gurumida yang ketampanan dan kegagahan nya melebihi Indrajaya.
Pada akhirnya perlombaan ini di menangkan kembali oleh Purbasari. Sebagai pemenang sayembara Purbasari berhak menduduki tahta kerajaan. Sementara Purbararang dan Indrajaya harus di hukum pancung sesuai dengan perjanjian. Tetapi Purbasari justru memaafkan kesalahan kakaknya.
Ia tidak mau menghukum kakak kandungnya yang begitu dia sayangi. Ia pun mengizinkan Purbararang untuk tetap tinggal di istana. Akhirnya Purbasari di nobatkan sebagai Ratu dan ia memerintah dengan adil dan bijaksana sehingga rakyatnya hidup makmur dan damai.

https://shorturl.fm/7ukcS