Asal Usul Ikan Duyung

Dengan marah sang ayah membentak sang ibu

“Apa!!! dasar kamu tidak bisa di percaya, bukankah aku sudah berpesan kepadamu??

“Iya Bang, tapi anak-anak kita tadi sangat lapar”

“Jangan banyak alasan pasti kamu juga ikut makan, sehingga habis tak tersisa”

Malam harinya ibu dan dua anaknya itu hanya makan ubi-ubian, ayahnya pergi keluar rumah karena masih marah.

“Maafkan kami bu, karena kami ibu di marahi Ayah”

“Sudahlah, kalian makanlah ubi-ubi ini besok pasti Ayah sudah tidak marah lagi”

Menjadi Ikan Duyung

Pagi harinya ketika langit masih agak gelap sang Ibu itu memandangi kedua anaknya. Terbersit rasa kasihan melihat kedua anaknya yang masih kecil. Diam-diam sang Ibu Pun melangkahkan kakinya menuju laut. Sulung dan bungsu yang tidak melihat ibunya pun bertanya kepada ayahnya.

“Ayah Ibu di mana ?”

“Mungkin ke laut mencari ikan untuk kalian” Jawab sabg ayah acuh tak acuh.

Sulung dan bungsu pun segera pergi ke laut mencari ibunya.

“Ibu Ibu ,Ibu di mana?  kami lapar sekali!!”

Tidak berapa lama kemudian sulung dan bungsu melihat ibunya datang

“ibu-ibu, kenapa berada di dalam air”

“Ibu mencari ikan untuk kalian nak, bawalah pulang ikan ini kalian pasti sudah lapar kan??”

“Tapi kenapa ibu tidak ikut pulang”

“Kalian pulanglah dulu nanti Ibu menyusul”

Sesampainya di rumah sulung segera memanggang ikan ikan dan memakannya bersama adiknya. Sedangkan sang ayah hanya tidur-tiduran di teras rumah. Hingga malam tiba sang Ibu tidak kunjung pulang, si sulung dan adiknya pun tertidur.

Pagi harinya sulung dan bungsu segera mencari ibunya di laut.

“ ibu-ibu “

Sulung dan bungsu sangat terkejut melihat sosok manusia setengah ikan yang datang ke depan mereka, wajahnya memang sangat mirip dengan ibunya.

“Kkkka kamu siapa?”

“Nak, aku ini Ibumu, Ibu sengaja berwujud seperti ini agar setiap hari bisa mencarikan ikan untuk kalian”

“Bohong kamu pasti makhluk yang telah memakan Ibuku”

“Nak ini benar ibu”

“Kamu pasti telah membunuh Ibuku kau makhluk jahat”

Sang Ibu pun sangat sedih melihat anak-anaknya berlari meninggalkannya. Namun sudah terlambat, sang Ibu sudah tidak bisa kembali ke wujud aslinya sebagai manusia. Sang ibu yang sudah berubah wujud menjadi setengah ikan itu hanya bisa menangis menyesali keputusannya.

Dia pun kemudian berenang ke lautan lepas berenang kesana-kemari tanpa tujuan sambil membawa kesedihannya. ibu yang berubah menjadi setengah ikan itu kemudian di kenal dengan nama ikan duyung.

133 Likes

Author: wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Comment