anekadongeng.com Bali Asal Usul Kota Buleleng dan Singaraja

Asal Usul Kota Buleleng dan Singaraja

Asal I Gede Pasekan

Anekadongeng.com | Asal Usul Kota Buleleng dan Singaraja. Baginda Sri Bagening merupakan penguasa Bali. Sang Raja terkenal mempunyai banyak istri, salah satu istrinya bernama Ni Luh Pasek. Ni Luh Pasek merupakan wanita yang berasal dari Desa Panji dan masih merupakan  keturunan Kyai Pasek Gobleng.

Pada suatu hari Ni luh pasek bilang kepada Raja Sri bagening bahwa dirinya telah mengandung. Kemudian Ni Luh Pasek di titipkan oleh suaminya kepada kepada Kyai Jelantik Bogol. Ni Luh Pasek berada di rumah Kyai Bogol jelantik, mulai dari usia awal kandungan hingga melahirkan. Ketika anaknya lahir berjenis kelamin laki-laki, maka di beri nama I Gede Pasekan.

Seiring berjalannya waktu, I Gede Pasekan tumbuh dan berkembang menjadi menjadi seorang pemuda yang gagah dan sangat di cintai serta di hormati rakyatnya.

Pada suatu hari, ia di suruh oleh Ayahnya untuk pergi ke desa Panji yang berada di atas sebuah bukit. Oleh ayahnya, I Gede Pasekan di bekali dengan 2 senjata pusaka yaitu, sebuah keris yang bernama Ki Baru Semang dan Tombak yang bernama Ki Tunjung Tutur.

Pada suatu malam di saat masih setengah perjalanan, I Gede Pasekan di datangi oleh makhluk ajaib penunggu hutan. Setelah melakukan percakapan dengan I Gede Pasekan, kemudian makhluk ajaib tersebut mengangkat I Gede Pasekan ke atas pundaknya.

Bantuan Makhluk Ghaib

Tepat ketika I Gede Pasekan berada di atas pundak makhluk tersebut, maka ia pun dapat melihat pemandangan lautan luas dan daratan yang terhanpar. Saat melihat kearah timur dan barat laut, I Gede Pasekan melihat sebuah pulau yang sangat jauh dansaat melihat selatan, pandangannya terhalang oleh gunung.

“Makhluk tersebut berbisik kepada I Gede Pasekan, bahwa apa yang kamu lihat akan menjadi daerah kekuasaanmu,”. Keesokan paginya, semua rombongan melanjutkan perjalanan. Meski perjalanan di penuhi rintangan, akhirnya semua rombongan berhasil mencapai tujuan dengan selamat, yaitu Desa Panji.

Padasatu ketika, ada kapal berbendera Bugis yang terdampar di Pantai Panimbangan. Kapal tersebut terdampar karena terjebak batu karang sehingga tidak bisa bergerak ke mana-mana. Pemimpin rombongan meminta tolong kepada I Gede Pasekan agar membantu mengangkat perahu tersebut. Jika berhasil terangkat, sebagai imbalannya akan di berikan memberikan sebagian dari isi kapal tersebut.

Kemudian I Gede Pasekan bersemedi, dan dengan bantuan kekuatan ghaibnya kapal tersebut terangkat. Dengan terangkatnya kapal tersebut, pimpinan rombongan pedagang Bugis tersebut sangat senang, dan berterima kasih kepada I Gede Pasekan. Akhirnya pedagang Bugis tersebut memberikan setengah dari isi isi kapal tersebut. Dan sejak saat itu, I Gede Pasekan berhasil menjadi orang yang kaya raya dan di beri gelar I Gusti Panji Sakti.

Seiring berjalannya waktu, kekuasaan I Gede Pasekan semakin meluas. Kemudian Ia pun mendirikan kerajan baru di Den Bukit. Kerajaaan I Gede Pasekan tersebut semakin berkembang, hingga sampai ke daerah yang banyak di tumbuhi pohon buleleng.

Pusat kerajaan pun akhirnya di pindahkan ke wilayah itu. Dan kemudian, wilayah tersebut di beri nama Buleleng, Lalu I Gede Pasekan mulai membangun istana yang sangat megah dan di beri nama Singaraja, yang mempunyai arti raja yang perkasa seperti singa.

17 Likes

Author: wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *